Ada Kesalahan Sertifikat Vaksin? Begini Memperbaikinya

Ada Kesalahan Sertifikat Vaksin? Begini Memperbaikinya

KEDUNGPRAHU.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Indonesia sedang berupaya menciptakan herd immunity. Salah satu usahanya adalah dengan serbuan vaksin Covid-19 di fasilitas kesehatan hingga door to door. Kini, antusias warga terkait kesadaran pentingnya vaksin juga mulai tinggi. Hingga, pihak desa kewalahan menerima daftar tunggu masyarakat antrean vaksin. Namun, ada satu masalah yang terjadi usai vaksin. Yaitu kesalahan data di sertifikat vaksin. Bagaimana mengatasinya?

Selain masalah di atas, juga ada sebagian masyarakat yang belum menerima sertifikat vaksin usai vaksin Covid-19. Tenang, kita bisa menyampaikan kendala yang dihadapi melalui email sertifikat@pedulilindungi.id. Kita bisa mengisi sesuai format dalam infografis berikut ini.

Begini cara mendapat sertifikat vaksinasi maupun memperbaiki kesalahan data sertifikat vaksin :

  1. Siapkan HP android atau PC/laptop.
  2. Foto selfie dengan KTP dengan biodata lengkap.
  3. Buka email melalui HP atau PC/laptop.
  4. Kirim email ke sertifikat@pedulilindungi.id
  5. Tulis email dengan format berikut ini :

Nama lengkap

NIK KTP

Tempat Tanggal Lahir

No. Handphone

Lampirkan foto dan kartu vaksinasi

Baca Juga : Ibu Hamil dan Menyusui Bisa Vaksin Covid-19

Supaya bisa langsung diproses, kita bisa langsung menyampaikan biodata lengkap, foto selfie dengan KTP dan menjelaskan keluhannya. Informasi ini dilansir dari FP Kementerian Kesehatan RI.

Nah, sobat semua gampang bukan untuk mengatasi masalah berkaitan dengan sertifikat vaksin? Tetap tenang, jaga prokes patuhi 5M dan salam sehat.

Share and Enjoy !

Shares
MPP ke-117 Bumdesma DAPM Padas

MPP ke-117 Bumdesma DAPM Padas

KEDUNGPRAHU.NGAWIKAB.ID – Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) DAPM Kecamatan Padas melaksanakan Musyawarah Pendanaan Perguliran (MPP) ke 117. MPP tersebut digelar pada Kamis (4/11) di Kantor UPK Kecamatan Padas.

Tim Verifikasi bersama Pelaksana Operasional didampingi Badan Pengawas dan Badan Pengawas Unit telah melakukan pembahasan awal pengajuan proposal SPP/UEP ke 117 tanggal 29 Oktober 2021 lalu. Dan melaksanakan identifikasi kelompok dilanjutkan kunjungan lapangan pada tanggal 1-2 November 2021 yang didampingi Tim Pendanaan masing-masing desa.

Dalam MPP kali ini, turut hadir Camat Padas (yang mewakili), Ketua Bumdesma DAPM Kecamatan Padas, Pengawas Bumdesma DAPM Padas, Tim Verifikasi, Ketua Unit Usaha Dana Bergulir, Badan Pengawas Unit Usaha dan Tim Pendanaan.

Kami mohon adanya pendekatan-pendekatan Tim Pendanaan kepada peminjam terkait kelengkapan administrasi dengan mengingatkan.

Ungkap Dwi Priyantono, S. Pd., Ketua Pengawas Bumdesma

Baca Juga : MPP Ke-116, Pengajuan Capai 1,3 M

Camat Padas berpesan mudah-mudahan Bumdesma Padas berjalan lancar dan baik. Terimakasih telah menjaga amanah dan terus kompak.

Terang Suradi, Pengawas Unit sekaligus mewakili Camat Padas saat membuka MPP ke -117.

Pada pembahasan akhir pada tanggal 3 November 2021, terdapat 12 kelompok SPP/UEP dengan rincian 4 kelompok berkembang, dan 8 kelompok matang yang berasal dari 8 desa.

Verifikasi bulan ini lancar, tidak ada halangan. Total pengajuan dari kelompok SPP/UEP sebesar RP. 695.000.000,- namun, dari hasil kunjungan lapangan serta verifikasi maka rekomendasi Tim Verifiksai menjadi Rp. 659.000.000,-.

Pungkas Sunaryoko, Tim Verifikasi, saat laporan hasil kegiatan verifikasi.

Share and Enjoy !

Shares
MPP Ke-116, Pengajuan Capai 1,3 M

MPP Ke-116, Pengajuan Capai 1,3 M

KEDUNGPRAHU.NGAWIKAB.ID – Memasuki Bulan Oktober, Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) DAPM Kecamatan Padas mengadakan MPP ke-16. Musyawarah Pendanaan Perguliran (MPP) SPP / UEP tersebut digelar pada Senin (4/10) di Kantor UPK Kecamatan Padas. Yang berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya, pengajuan pinjaman di bulan ini mencapai 1,3 M.

Dalam MPP kali ini, turut hadir Ketua Bumdesma DAPM Kecamatan Padas, Pengawas Bumdesma DAPM Padas, Tim Verifikasi, Ketua Unit Usaha Dana Bergulir, Badan Pengawas Unit Usaha dan Tim Pendanaan.

MPP ke-116 tersebut merupakan tindak lanjut verifikasi yang dilakukan Tim Verifikasi Bumdesma DAPM Kecamatan Padas tanggal 27-28 September.

Pada MPP ke-116, dari 9 desa se-Kecamatan Padas ada 20 kelompok yang mengajukan pinjaman dan sebanyak 1,078 Milyar direkomendasi oleh Tim Verifikasi setelah kunjungan lapangan serta verifikasi dalam pengajuan kelompok SPP / UEP bulan Oktober ini.

Desa Kedungprahu sendiri, ada 5 kelompok yang mengajukan pinjaman.

Baca Juga : Kunjungan Lapangan Penanganan Masalah Bumdesma Padas

Pada verifikasi yang lalu dari 20 kelompok, pengajuan pinjaman sebesar 1,135 Milyar. Namun, setelah kunjungan lapangan berdasarkan kemampuan dan prestasi masing-masing kelompok menjadi 1,078 Milyar.

Verifikasi bulan ini, cukup besar memang pengajuan pinjaman dari kelompok. Namun, pengajuan bisa ditekan berkat pendekatan-pendekatan dan bantuan dari rekan-rekan semua.

Pungkas Sunaryoko, Tim Verifikasi, saat laporan hasil kegiatan verifikasi.

Pada MPP ke-116 ini, kriteria penilaian untuk kelompok yang akan didanai terlebih dahulu adalah :

  1. Kelompok SPP/UEP yang sudah lunas dan lancar pengembaliannya dibuktikan selalu mendapat IPTW di akhir pelunasannya.
  2. Kelompok SPP/UEP baru.
  3. Kelompok daftar tunggu.

Share and Enjoy !

Shares
TK Dahlia Kedungprahu Gelar Kelas Orang Tua

TK Dahlia Kedungprahu Gelar Kelas Orang Tua

KEDUNGPRAHU.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka melaksanakan Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) melalui kegiatan Kelas Orang Tua untuk penanganan prevalensi angka stunting di TK Dahlia Desa Kedungprahu. Acara tersebut digelar pada Sabtu (4/9) di Prahu Laga Pool pukul 08.00 WIB.

Turut hadir dalam acara tersebut, Istamar, M.Pd., Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi, Drs. Mulas Setyo, M.Si., Korwil Pengawas Dinas Pendidikan Kecamatan Padas, Sunarto, Kades Kedungprahu, Suharti, S.Ag, M.Pd., dan Eny Dwi Hartini, S.Pd., Narasumber Kelas Orang Tua. TK Dahlia juga mengundang segenap orang tua/wali murid TK Kelas A dan B.

Baca Juga : TK Dahlia Raih Juara Dalam Gebyar PAUD 2021

Mari bersama mengupayakan penanganan stunting bagi putra-putri kita dengan memanfaatkan bantuan yg diberikan pemerintah

Tutur Sunarto, Kepala Desa Kedungprahu dalam sambutannya.

Benar, kita harus memperhatikan tumbuh kembang buah hati agar terhindar dari stunting

Terang Drs. Mulas Setyo, M.Si., Korwil Pengawas Dinas Pendidikan Kecamatan Padas membenarkan penuturan Kades Kedungprahu

Dari banyaknya lembaga se-Kabupaten Ngawi, hanya 14 lembaga yang dipercaya melaksanakan acara ini. Harapannya, tidak ada dikemudian hari lahir stunting lainnya. Berkaitan masalah PTM (Pembelajaran Tatap Muka), mengingat Ngawi sudah zona kuning. Kabupaten Ngawi akan melaksanakan PTM terbatas dengan SOP yang masih disusun

Tegas Istamar, M.Pd., Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi saat membuka Kelas Orang Tua
Kelas Orang Tua TK Dahlia Kedungprahu (1)
Narasumber pertama Kelas orang Tua
Kelas Orang Tua TK Dahlia Kedungprahu (2)
Narasumber kedua Kelas Orang Tua TK Dahlia

Acara memasuki inti yaitu Kelas Orang Tua dengan dua pemateri. Berikut ini kami sampaikan sedikit ulasan dari Narasumber.

  1. Narasumber pertama yaitu Eny Dwi Hartini, S.Pd., Koordinator Pengawas TK Kabupaten Ngawi dengan materi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yakni :
  • Hidup sehat dengan menjaga kebersihan
  • Memberi anak gizi seimbang, sehat dan hygienis
  • Menjaga kesehatan dengan olahraga
  • Istirahat yang cukup
  • Kelas orangtua (parenting)
  1. Narasumber kedua yaitu Suharti, S.Ag, M.Pd., Kasi Pembinaan PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi dengan materi Panduan Stimulus Psikososial, Peran pengasuhan dalam pemberian stimulus psikososial yakni :
  • Merespon
  • Mencegah
  • Memantau
  • Mendampingi
  • Menjadi Contoh

Keterampilan yang perlu dikuasai orangtua adalah keterampilan mendengarkan, bertanya dan bercerita.

Share and Enjoy !

Shares
Ibu Hamil dan Menyusui Bisa Vaksin Covid-19

Ibu Hamil dan Menyusui Bisa Vaksin Covid-19

KEDUNGPRAHU.NGAWIKAB.IDGood news bagi ibu hamil dan menyusui, sekarang sudah bisa mendapatkan vaksin COVID-19 lho. Vaksin tersebut untuk melindungi ibu hamil dan bayinya dari infeksi COVID-19.

Kementerian Kesehatan memastikan akan segera memberikan vaksin COVID-19 kepada ibu hamil. Upaya tersebut juga telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). Hal ditetapkan melalui Surat Edaran No. HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-Bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining Dalam PelaksanaanVaksinasi COVID-19.

Tapi, tentunya ada perlakuan/aturan tertentu vaksinasi bagi ibu hamil, mengingat ibu hami masuk dalam kriteria khusus. Seperti dilansir fanspage Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, aturannya yakni sebagai berikut :

  • Proses skrining / penapisan terhadap status kesehatan sasaran sebelum dilakukan pemberian vaksinasi dilakukan lebih detail dibandingkan sasaran lain.
  • Vaksinasi hanya bisa diberikan pada ibu hamil yang usia kandungannya sudah 13 minggu dan berada di trimester kedua (II) kehamilan. Ditunda jika usia kehamilan kurang dari 13 minggu.
  • Jika memiliki penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut, maka vaksin bisa diberikan.

Baca Juga : JADWAL VAKSINASI DOSIS KEDUA GOR BUNG HATTA NGAWI

Vaksinasi ibu hamil tersebut akan menggunakan jenis vaksin COVID-19 platform mRNA yakni Pfizer dan Moderna , serta vaksin platform inactivated Sinovac.

Dari penjelasan diatas, dapat dipahami bahwa ibu hamil bisa mengikuti vaksinasi COVID-19. Vaksin melindungi kita. Jangan ragu, ayo divaksin saat vaksinnya tersedia!

Share and Enjoy !

Shares