Ibu Hamil dan Menyusui Bisa Vaksin Covid-19

Ibu Hamil dan Menyusui Bisa Vaksin Covid-19

KEDUNGPRAHU.NGAWIKAB.IDGood news bagi ibu hamil dan menyusui, sekarang sudah bisa mendapatkan vaksin COVID-19 lho. Vaksin tersebut untuk melindungi ibu hamil dan bayinya dari infeksi COVID-19.

Kementerian Kesehatan memastikan akan segera memberikan vaksin COVID-19 kepada ibu hamil. Upaya tersebut juga telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). Hal ditetapkan melalui Surat Edaran No. HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-Bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining Dalam PelaksanaanVaksinasi COVID-19.

Tapi, tentunya ada perlakuan/aturan tertentu vaksinasi bagi ibu hamil, mengingat ibu hami masuk dalam kriteria khusus. Seperti dilansir fanspage Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, aturannya yakni sebagai berikut :

  • Proses skrining / penapisan terhadap status kesehatan sasaran sebelum dilakukan pemberian vaksinasi dilakukan lebih detail dibandingkan sasaran lain.
  • Vaksinasi hanya bisa diberikan pada ibu hamil yang usia kandungannya sudah 13 minggu dan berada di trimester kedua (II) kehamilan. Ditunda jika usia kehamilan kurang dari 13 minggu.
  • Jika memiliki penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut, maka vaksin bisa diberikan.

Baca Juga : JADWAL VAKSINASI DOSIS KEDUA GOR BUNG HATTA NGAWI

Vaksinasi ibu hamil tersebut akan menggunakan jenis vaksin COVID-19 platform mRNA yakni Pfizer dan Moderna , serta vaksin platform inactivated Sinovac.

Dari penjelasan diatas, dapat dipahami bahwa ibu hamil bisa mengikuti vaksinasi COVID-19. Vaksin melindungi kita. Jangan ragu, ayo divaksin saat vaksinnya tersedia!

Share and Enjoy !

Shares
Selamat Hari Jadi PPDI Ke-15

Selamat Hari Jadi PPDI Ke-15

KEDUNGPRAHU.NGAWIKAB.ID Pemerintah Desa Kedungprahu mengucapkan Selamat Hari Jadi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Ke-15. Ucapan selamat tersebut dihaturkan oleh Perangkat Desa Kedungprahu pada Kamis (17/6).

Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) adalah wadah ter-himpunnya segenap Perangkat Desa yang merupakan Organisasi Profesi, Perjuangan dan Ketenagakerjaan yang berdasarkan Pancasila. Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) didirikan pada tanggal 17 Juni 2006 silam. Sehingga di tahun 2021 ini telah mencapai 15 tahun usianya.

Hari Jadi PPDI ke-15 ini mengusung tema “Mari Kita Tingkatkan Pelayanan, Dedikasi dan Pengabdian Sebagai Aparatur Pemerintah Desa”.

Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) selayaknya mengetahui terkait visi dan misi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI).

Pemdes Kedungprahu mengucapkan Hari Jadi PPDI Ke-15

Visi :

Perangkat Desa berperan  aktif menjaga, memelihara, mempertahankan Persatuan dan Kesatuan Bangsa yang dijiwai semangat kekeluargaan, kesetiakawanan yang kokoh serta kesejahteraan lahir batin dan kesetiakawanan organisasi baik di Daerah maupun Nasional

Misi :

  1. Mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  2. Berperan aktif mencapai tujuan Nasional dalam membangun bangsa dan membentuk manusia Indonesia seutuhnya.
  3. Mempertinggi kesadaran dan sikap Perangkat Desa serta meningkatkan mutu dan kemampuan profesi Perangkat Desa.
  4. Memelihara, menjaga, meningkatkan harkat dan martabat serta kesejahteraan anggota dan kesetiakawanan organisasi.

SELAMAT HARI JADI PPDI KE-15

Pemdes Kedungprahu

Share and Enjoy !

Shares
“AkuSapa” Program Pelatihan untuk UKM

“AkuSapa” Program Pelatihan untuk UKM

KEDUNGPRAHU.NGAWIKAB.IDAKUSAPA (Akademi UKM saat Pandemi) merupakan program mentoring rebranding untuk UKM yang diselenggarakan oleh Smesco dan Yukbisnis. Program pelatihan untuk UKM ini akan diberikan kepada 100 UKM terpilih secara Gratis.

Banyak UKM yang punya produk berkualitas, tapi tak pandai ‘mengemas’. Mengemas dalam makna yang luas meliputi pemilihan merek, slogan, desain logo, kemasan, foto produk dan deskripsi. Sehingga saat agen pemasaran (dropshipper, reseller, affiliate) ingin membantu menjualkan, mereka belum siap. Sedangkan keilmuan untuk merumuskan atribut-atribut di atas, membutuhkan keahlian dan jam terbang yang tinggi. Perlu ada proyek percontohan untuk memberikan tipping point’ ke UKM tentang hasil Rebranding.

Untuk itu, Smesco Indonesia sebagai pilar perekonomian negara ingin turut berkontribusi dalam pemulihan perekonomian saat pandemi Covid-19. SMESCO Indonesia merupakan satuan kerja di bawah KemenkopUKM.Dan Yukbisnis sebagai penggerak UKM Merah Putih, meluncurkan Program AKUSAPA.

Mentoring rebranding ini, meliputi:

– Menemukan merek yang pas

– Menemukan positioning untuk menang bersaing

– Bantuan desain logo

– Bantuan desain packaging

– Mentoring perumusan saluran distribusi yang efektif

– Mentoring materi bisnis umum

Baca juga: RUTIN ADAKAN PELATIHAN KOMPUTER, MENUJU DESA MELEK TEKNOLOGI

Teknis Pelaksanaan

Peserta yang lolos seleksi tahap 2, akan mendapatkan kesempatan mentoring secara offline dan online.

Mentoring Offline; Mentoring langsung dengan Mas Jaya Setiabudi di 4 kota, dengan ketentuan 25 UKM/kota. Panitia akan mengatur di kota mana peserta akan ikut sesi offline.*)

Jabar & DKI Jakarta >> Bandung

Jatim >> Malang

Bali >> Denpasar

Sumatera >> Medan

*)
Peserta yang berada di luar 4 kota tersebut akan diarahkan ke kota terdekat.
Berlaku protokol Covid-19 secara ketat, yakni peserta diwajibkan rapid test sebelum sesi, physical distancing selama sesi, menggunakan masker & hand sanitizer.

Mentoring Online; Mentoring online dilakukan pasca mentoring offline, via zoom secara intensif selama 2 bulan.

Mentor

Jaya Setiabudi : Yukbisnis

Shindy Purnamasari : Formula

+ Desainer logo dan kemasan

+ Fotografer (bagi produk yang akan masuk ke GUYUB)

Syarat Peserta Mentoring

– Produsen atau brand owner terpilih.

– Min 3 bulan bisnis berjalan dengan produk yang sama.

– Menonton 3 sesi workshop online AKUSAPA-1.

– Lolos seleksi administratif dan materi.

– Membuat resume dan langkah perbaikan untuk bisnisnya.

– Produknya lolos uji ngangenin; data penjualan langsung.

– Menyertakan bukti testimoni produk secara spontan; screenshoot.

– Membuat liputan proses atau cerita bisnis pendiri via youtube.

Baca juga: GROPYOKAN TIKUS, SOLUSI AMAN PENGENDALIAN HAMA

4 Hal yang wajib Anda siapkan sebelum mengisi formulir pendaftaran:

1. Resume materi & langkah perbaikan bisnis

Anda wajib membuat RESUME 3 materi workshop akusapa-1.
(Buka langsung Laris, Simply Selling, Simply Marketing)
Materi tersedia di http://bit.ly/akusapa
Tuliskan di Google Document, kami akan meminta Anda menyertakan link-nya pada form pendaftaran. Harap buka ‘setelan berbagi’.

2. Data Penjualan 3 bulan terakhir

Siapkan data berapa banyak (pcs) produk Anda terjual tiap bulan selama 3 bulan terkahir, bukan akumulasi. Cantumkan juga harga jual tiap pcs.

3. Testimoni Produk

Harap screenshot semua testimoni spontan pembeli terhadap produk Anda (bukan testimoni nodong/manipulasi).
Kumpulkan file screenshot tersebut dalam G-DRIVE, kami akan meminta Anda menyertakan link-nya pada form pendaftaran.

4. Liputan proses atau cerita bisnis pendiri

Pendaftar wajib membuat video dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Durasi maksimal 2 menit
  • Sederhana tanpa edit berlebih
  • Owner wajib berbicara langsung untuk menjelaskan; cerita dirinya, proses bisnis (produksi, pemasaran atau kendala) dan harapan mengikuti program ini.
  • Sekilas menampilkan foto/video kondisi di tempat bisnis.

Video kemudian diunggah ke youtube dan kami akan meminta Anda menyertakan link chanel Anda pada form pendaftaran.

PENDAFTARAN DAN SELEKSI

Pendaftaran online : 30 April – 15 Mei 2021

Seleksi tahap 1 : 20 – 24 Mei 2021

Pengumuman : 26 Mei 2021

Seleksi tahap 2 : 27 – 29 Mei 2021

Pengumuman LOLOS peserta SAH mentoring : 2 Juni 2021

SUDAH SIAP MENDAFTAR..?

Pastikan 4 hal wajib di atas telah Anda persiapkan dengan matang. Anda hanya memiliki 1 kali kesempatan submit dan tidak dapat diulang.

Share and Enjoy !

Shares
Bincang Desa 22: Pemanfaatan Cacing Sutera untuk Pembenihan Lele

Bincang Desa 22: Pemanfaatan Cacing Sutera untuk Pembenihan Lele

kedungprahu.ngawikab.idDigital Extension Society for Agriculture Application (Desa Apps) UGM akan mengadakan Bincang Desa ke-22 (BISA). BISA ke-22 ini mengambil tema pemanfaatan cacing sutera untuk pembenihan lele.

Rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu (24/4) pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Pelatihan ini akan disiarkan secara langsung di channel youtube Agricia Channel. Narasumber acara ini adalah Dr. Ir. Ign. Hardaningsih, M.Si. Dosen Fakultas Pertanian UGM dan Mbah Joyo pembudidaya cacing sutera dari Kulon Progo.

Peserta juga bisa mendaftar di bit.ly/DaftarBISA22 untuk mendapatkan sertifikat pelatihan.

Cacing sutera merupakan salah satu jenis pakan alami benih ikan yang potensial. Dalam upaya pembenihan lele sering berhadapan dengan masalah tingkat kematian larva yang tinggi karena kualitas pakan yang rendah.

Bincang Desa ke-22 ini akan membahas tentang pemanfaatan cacing sutera sebagai pakan benih ikan, khususnya lele, serta prospek usahanya.

Yuk, segera daftar!

Baca juga:

Share and Enjoy !

Shares
Inovasi Teknologi dalam Budidaya Ayam Kampung

Inovasi Teknologi dalam Budidaya Ayam Kampung

kedungprahu.ngawikab.id – Ayam kampung merupakan sumber protein hewani yang sangat digemari masyarakat. Umumnya masyarakat membudidayakan ayam secara tradisional di pekarangan rumah. Saat ini, sudah ada inovasi teknologi dalam budidaya ternak ayam kampung untuk meningkatkan hasil ternak ayam.

“Dengan sentuhan teknologi, diharapkan budidaya ayam mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” terang Dr. Ir. Heru Sasongko, MP. Dosen Fakultas Peternakan UGM (Universitas Gajah Mada) dalam acara Bincang Desa ke-21, Sabtu (10/4).

Ada tiga kunci yang menentukan keberhasilan ternak ayam kampung, yaitu bibit, pakan dan manajemen. Salah satu inovasi teknologi pada ayam adalah bibit ayam Gama.

Baca juga: BINCANG DESA 21: PELATIHAN IVONASI BUDIDAYA AYAM LOKAL

Gama ayam merupakan hasil persilangan ayam cemani dan ayam pelung. Rasa daging ayam gama lezat layaknya ayam kampung. Serta pertumbuhan bobotnya cepat dan tingkat reproduksinya tinggi.

Terkait pakan, Heru menjelaskan bahwa laju metabolisme ayam sangat cepat. Sehingga ayam mudah lapar. Tembolok besar merupakan salah satu ciri ayam yang kelaparan.

Yuk, belajar inovasi budidaya ayam kampung!

Share and Enjoy !

Shares
Lawan Hoaks Covid-19, Saya Siap Divaksin

Lawan Hoaks Covid-19, Saya Siap Divaksin

KEDUNGPRAHU.NGAWIKAB.ID – KPCPEN Pusat, Kementerian Kominfo, Unicef dan ICT watch mengadakan live podcast di GCIO Pemkot Madiun, Jl Perintis Kemerdekaan no.32, Madiun, Minggu (04/04). Acara ini juga ditayangkan secara online di http://s.id/podcastABC. Live podcast kali ini mengambil tema Siap Divaksinasi Saat Vaksin Siap, Lawan Hoaks COVID-19.

Hadir narasumber dalam acara tersebut:

  1. Arien Sulistyani, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Madiun
  2. Rizky Ika Syafitri, UNICEF Indonesia (via zoom)
  3. Donny B.U, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Turut hadir dalam acara tersebut Relawan TIK (RTIK) Madiun dan Ngawi.

KPCPEN atau Komite Penanganan Coronavirus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sebuah komite yang dibentuk oleh pemerintah dalam pemulihan ekonomi dan penanggulangan penyakit Coronavirus Disease 2019. KPCPEN banyak menyoroti tentang dampak hoaks Covid-19. Salah satunya, hoaks tentang vaksinasi.

Baca juga: Kembangkan Sumber Daya Pelaku Ekonomi Kreatif, Disparpora Bersama RTIK Ngawi Gelar Pelatihan Desain Promosi di Medsos

“Hoaks vaksinasi membuat penanganan pandemi menjadi berlarut-larut,” tutur Donny B.U, Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Tidak hanya vaksinasi yang terhambat. Hoaks Covid-19 juga menyebabkan proses belajar terhambat. UNICEF Indonesia menyoroti tentang hak anak yang terdampak pandemi Covid-19. Terutama hak untuk belajar.

Rizky Ika Syafitri menyampaikan bahwa Kota Madiun cukup beruntung karena Pemkot memfasilitasi internet gratis di setiap RT. Sehingga akses pembelajaran daring bisa terlaksana tanpa banyak kendala. Anehnya, banyak daerah yang sebenarnya tidak jauh dari pusat Ibukota, malah terkendala di jaringan. Selain itu, banyak anak yang tidak memiliki gadget untuk belajar. Sehingga UNICEF banyak mengambil peran untuk melakukan kerjasama dengan multi pihak agar hak dasar anak dapat terpenuhi.

Kementerian Kominfo sendiri banyak menyoroti tentang upaya pemerintah untuk meliterasi masyarakat dalam beradaptasi dengan kebiasaan baru, menjadikan vaksin sebagai bentuk ikhtiar menghadapi pandemi dan melawan hoaks ditengah masyarakat.

Ayo lawan hoaks Covid-19 agar dampak Covid-19 segera teratasi!

Baca juga: Desa di Ngawi Akan Memiliki Domain desa.id Berbasis Online

Share and Enjoy !

Shares